Oleh: intanlight | Agustus 29, 2010

“Kau Mencintaiku”

Kau mencintaiku,

Seperti bumi Mencintai titah Tuhannya.

Tak pernah lelah Menanggung beban derita

Tak pernah lelah Menghisap luka

Kau mencintaiku,

Seperti matahari Mencintai titah Tuhannya

Tak pernah lelah Membagi cerah cahaya

Tak pernah lelah Menghangatkan jiwa

Kau mencintaiku,

Seperti air Mencintai titah Tuhannya

Tak pernah lelah Membersihkan lara

Tak pernah lelah Menyejukkan dahaga

Kau mencintaiku,

Seperti bunga Mencintai titah Tuhannya

Tak pernah lelah Menebar mekar aroma bahagia

Tak pernah lelah Meneduhkan gelisah nyala

*Potongan Puisi indah dari Novel Ketika Cinta Bertasbih…..

Oleh: intanlight | Juli 9, 2010

Pengecut……

Setelah melihat hampir keseluruhan tulisan q,,,, baru kusadari 90% nya merupakan curhatan tmen2 q.

Apa aq terlalu pengecut untuk menuliskan “kisahku”???

Astaghfirullah…..

Oleh: intanlight | April 24, 2010

Sesal

Hanya ada rasa kehilangan…rasa kehilangan akan sebuah keteraturan. Keteraturan yang kutinggalkan hanya untuk sebuah kesia-siaan. Memang menyenangkan, memang menyegarkan dan yang jelas memang melenakan….. dan aku………sangat-sangat terlena. Apakah terlambat jika hari ini aku ingin kembali???

Kembali pada sebuah keteraturan yang banyak orang anggap bagaikan sebuah penjara, yang dulu akupun anggap demikian…… ternyata hari ini aku ingin kembali, aku ingin penjara itu, aku ingin keteraturan itu karena semua itu ternyata adalah surgaku…………..

Apakah terlambat jika hari ini aku ingin kembali???

Oleh: intanlight | April 24, 2010

Aku merindukannya………………..

Aku rindu rasa itu,,

Aku rindu saat-saat dimana aku merasakan bahwa hidupku bukanlah untukku

Aku rindu rasa itu,,

Aku rindu saat-saat dimana seakan tidak ada kata lelah dari pundakku

Aku rindu rasa itu,,

Aku rindu saat-saat dimana aku berhak untuk mendapatkan yang terbaik

Ya Allah,,, masih kah Kau beri kesempatan bagiku untuk kembali berjumpa dengannya..

Aku rindu rasa itu,, aku rindu semangat itu,, dan aku rindu berjumpa dengan-Mu,,,,,,,,,,,,,,

^_^

Oleh: intanlight | Januari 4, 2010

OST 3……

SAHABAT……………..

(Vicky Sianipar Feat Ihsan)

Terhentak ku dan berkaca
Kala senyummu memanggilku ‘tuk kembali
T’lah sebegitu jauhnya
Entah mengapa ku harus berhenti

Indah gelap temaram pernah di sini
Namun senyummu tetap ada

Reff:
Lalui indahnya dunia
Silih berganti rasakan semua yang ada
Bertahanlah tetaplah denganku
Ku perlu itu semua

#
Rasa itu memanggilku
Sesuatu yang dulu ku rindu
‘Tuk kembali dan ulangi semua denganmu
Dan aku yakin kau di sana

Ku pernah jadi yang terbaik
Tapi terkadang aku neraka bagimu
Mengajakmu ‘tuk bersama
Lalu tanpa bicara aku pergi

Indah gelap temaram pernah di sini
Namun senyummu tetap ada

Back to Reff, #

Untukku engkau ada
Denganmu aku bertahta
Lengkapi aku s’lalu
Oh sahabat oh

Back to Reff, #

Sahabat selamanya bersama

—-To all my beloved friend—–

Oleh: intanlight | Januari 4, 2010

OST 2….

Hanya Cinta Yang Bisa (Agnes feat Titi DJ)

Kupikir..
Ku Tak pernah pantas
Untuk Bahagia…

Sejak kau pergi
Dalam tidak tahuanku..
Kini kau kembali
Membawa bingkisan
Kebahagiaan…

Yang aku ingat
Pernah kaucuri dariku dulu
Kau tawarkan lagi
Untuk ku…

Jangan lagi kau pergi
Dari hidupku
Takkan mudah untukku
Bila sendiri
Biar kita miliki
Rasa bahagia
Ingin selalu bersama
Didalam Ruang dan waktu

Kusadari…
Bukan hanya kau
Kembalikan mimpiku
Hadirmu kini
Membuatku percaya lagi
Bahkan lebih indah
Dari mimpi-mimpiku

Hanya cinta yang bisa
Menaklukkan dendam
Hanya kasih sayang tulus
Yang mampu menyentuh
Hanya cinta yang bisa
Mendamaikan benci
Hanya kasih sayang tulus
Yang mampu menembus
Ruang dan waktu


—— dalem bgggtttt—–
Oleh: intanlight | Januari 4, 2010

Soundtrack of my life…OST 1………..

Makasih banyak….buat para pencipta lagu yang dah nyiptain lagu buat aku….. yang sedikit banyak dah menggambarkan kehidupanku….. (Hekekekekekekkkk pede bgtt,,, padahal cuma menyadur tanpa ijin…^_^)

Takkan Berpaling dari-Mu (Rossa)

Kala malam bersihkan wajahnya dari bintang-bintang
Dan mulai turun setetes air langit dari tubuhnya
Tanpa sadar nikmatnya alam karena kuasa Mu
Yang tak kan habis sampai di akhir waktu perjalanan ini

Trima kasih ku padamu Tuhanku
Tak mungkin dapat terlukis oleh kata-kata
Hanya Dirimu yang tahu besar rasa cintaku pada Mu
Oh Tuhan anugerah Mu tak pernah berhenti
Selalu datang kepadaku Tuhan semesta alam
Dan satu janjiku tak kan berpaling dari Mu

—suka bangettt lagu ini——

Oleh: intanlight | Juni 25, 2009

Dekat???

Sepertinya aku harus mendefinisi ulang, arti dari kata “dekat” …karena sepertinya ada beberapa hal yang menyebabkan kata”dekat” tidak lagi sesuai dengan artinya…..

salah satu nya adalah orang-dekat (keluarga-red) dan teman dekat….

kadang orang2 yang secara fisik dan hati berada di sekitar kita atau bahkan tak bersekat dengan kita ..suatu saat berubah menjadi orang2 yang tidak terjangkau oleh kita, tak hanya suara kita bahkan oleh tangan kita.

Sering kita menjadi sungkan untuk menyampaikan kebenaran entah itu untuk tujuan menasehati atau sekedar berpendapat. Perasaan tidak enaklah, sungkanlah, tidak tega, malu, tidak peduli bahkan mengalah….itu beberapa alasan yang berada dibelakangnya. yang berarti kita membiarkan mereka dalam “kesalahan” yang mereka benarkan dan kita biarkan…..

kalau begini…apa bedanya mereka dengan orang2 yang kita anggap tidak dekat dengan kita….yang justru alasan2 diatas lebih tepat kita terapkan pada orang2 asing (tidak dekat-red).

tapi sampai saat ini beberapa situasi masih saja membuat aku menjadi orang asing atas lingkunganku sendiri….

apa karena aku orang timur??

ah sepertinya itu hanya alasan yang dibuat agar aku dimaklumi….

Oleh: intanlight | Juni 25, 2009

Setelah melihat “Pantang mati sebelum ajal”

Merasa menjadi orang yang paling beruntung……………

atau menjadi pecundang……………………..

Aku terlalu banyak mengeluh untuk sebuah kerikil yang tak seberapa, tapi mereka….mereka tersenyum sambil memikul sebongkah batu yang hampir meremukkan punggung mereka.

yang jadi pertanyaanku cuma satu?? dari mana datangnya kekuatan super duper luar biasa yang ada pada mereka?

dan mereka hanya menjawab “menjadi seseorang yang percaya pada Tuhan, We Believe in God”…

tentu saja bukan hanya percaya bahwa Tuhan itu ada, tapi juga percaya bahwa apa2 yang Tuhan berikan adalah yang terbaik bagi mereka… “Keikhlasan…” mungkin itu kuncinya. benar juga apa kata mereka, tangis, penyesalan, dan umpatan tidak akan mengembalikan kondisi mereka ke keadaan semula….yang ada hanya akan membuat sakit kita terasa seribu kali lebih sakit.

Bahkan seorang anak kecil menjadi lebih produktif dengan segala keterbatasan mereka…eh saya ralat bukan lebih produktif tapi amat sangat produktif jika dibandingkan saya!!!!!!!!!!

dan satu kata mereka “Pantang mati Sebelum ajal”

inspired by Kickandy…

Oleh: intanlight | Juni 25, 2009

New Begining….

Ternyata untuk kembali menulis setelah sekian lama terlelap.. diperlukan sebuah keberanian yang besar. Seperti seorang balita yang sedang berlatih untuk berjalan…..ragu-ragu dalam langkah kecilnya, “berhasil ataukah jatuh??” itu yang ada di benaknya.

Memang apa yang tertulis akan mudah kembali…….

setelah berbulan-bulan tidak satupun tulisan yang terekam, selama berbulan-bulan itu pula seakan tidak ada kenangan. Apalagi untuk tipe orang yang short memory (bahasa halus dari pelupa) seperti aku. Kadang ketika membaca manuskrip2 lama yang tersimpan….seketika itu juga kita seakan berada dalam memory itu….. Penuh akan kenangan dan penuh akan kerinduan.

mungkin beberapa orang berfikir, tidak ada gunanya untuk melihat masa lalu……. but it’s not for me…. walaupun aku adalah orang yang hidup dari mimpi.

karena…aku membangun mimpi dari masa lalu, aku membangun mimpi dari kenangan, dari pengalaman, dari kegetiran dan harapan……..

Wah rasanya tidak rela jika beberapa bulan ini berjalan tanpa ada yang bisa diingat (lagi2 karena pelupa)….. ok Please No Regreat Again!!!!! so….Ayo menulis!!!!!!!!!!Smangat!!!!!!!!!!!!!

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.